Home Hukum & Kriminal Lagi Nongkrong, Begal Sadis di Sergap Tim Elang Polres Empat Lawang
Hukum & Kriminal - 21 Juli 2020

Lagi Nongkrong, Begal Sadis di Sergap Tim Elang Polres Empat Lawang

EMPAT LAWANG, J4L – Sempat kabur dan jadi buruan Polisi sejak 2018 lalu, salah seorang komplotan begal sadis yang setiap beraksi tak segan melukai korbannya berhasil diringkus Tim Elang Satuan Reserse Kriminal Polres Empat Lawang.
Tersangka Deki Pandika Martin (20),warga desa landur kecamatan pendopo kabupaten empat lawang, Sumatera Selatan dibekuk saat sedang nongkrong dipinggir jalan dikawasan desa gunung meraksa kecamatan pendopo tanpa melakukan perlawanan.
Tersangka ditangkap atas keterlibatannya dalam aksi pembegalan  yang dilakukannya bersama 3 (tiga) orang rekannya pada april 2018 lalu.
Korbannya atas nama Irawan Bhakti (30), warga jalan jati kecamatan pendopo, menderita luka bacokan senjata tajam  dan kehilangan sepeda motor miliknya dari aksi pembegalan yang dilakukan deki cs.
Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu, S. I. K melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Empat Lawang AKP M Ismail didampingi Kanit Pidum IPDA Adam Rahman, STr. K, mengatakan tersangka deki dan komplotannya merupakan pelaku begal sadis yang selama ini cukup meresahkan masyarakat karena dalam setiap beraksi tak segan-segan melukai korbannya dan modus operasinya dengan cara memepet sepeda motor korban.
“Kronologis pembegalan yang dilakukan deki cs pada 2018 lalu, saat itu korban atas nama Irawan bhakti mengendarai sepeda motor setiba di TKP tepatnya di jalan lintas di desa manggilan kecamatan pendopo dipepet dari belakang oleh 4 (empat) orang pelaku yang mengendarai dua buah sepeda motor sambil mengancam korban dengan sebilah pedang agar korban menghentikan sepeda motornya, karena takut koban kemudian berhenti, saat itulah tiba tiba dua orang pelaku langsung membacok hingga melukai jari tangan korban, melihat korban yang tak berdaya pelaku akhirnya dengan leluasa membawa kabur sepeda motor korban, atas kejadian itu korban mengalami kerugian delapan juta rupiah, “kata Ismail.
Dijelaskan Ismail, pihaknya masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka atas sejumlah aksi pembegalan yang terjadi di wilayah hukum Mapolres Empat Lawang, dan mengejar tersangka lainnya yang identitasnya sudah diketahui.

” Kita masih terus mendalami dan melakukan pengembangan, kemungkinan dugaan pelaku terlibat atas sejumlah aksi pembegalan yang terjadi selama ini, dan untuk tersangka kita kenakan pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya diatas 7 (tujuh) tahun kurungan penjara,” jelas Ismail.

Dihadapan penyidik, tersangka deki mengakui perbuatannya dan mengaku sudah dua kali melakukan aksi pembegalan.

“Kami berempat yang melakukan pembegalan itu pak,” akunya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kunker Anggota DPR RI Hanna Gayatri ke Empat Lawang

EMPAT LAWANG, J4L – Anggota Komisi V DPR RI Hanna Gayatri,SH dari Fraksi Partai Aman…